Review Film Perjanjian Dengan Iblis, Horor Indonesia yang Begitulah

Review Film Perjanjian Dengan Iblis, Horor Indonesia yang Begitulah

Kamu yang doyan dengan film-film horor mungkin banyak berharap setelah melihat trailer film Perjanjian Dengan Iblis ini pada video di website RenaMovies.com. MD Pictures dan Pichouse Films yang menjadi salah satu kontributor besar dalam perfilman Tanah Air sepertinya memang cukup berhasil menghadirkan tontonan yang cukup berkualitas. Dan film ini adalah salah satunya, yang meskipun tidak bisa dikatakan sempurna, tetap mampu menghadirkan beberapa momen yang menjanjikan.

Film ini mengisahkan tentang teror yang dialami oleh sebuah keluarga kecil di tengah liburan mereka ke Pulau Bangalore. Keluarga ini sendiri diperkenalkan lengkap dengan berbagai permasalahan klise yang dihadapi. Mulai dari sosok ayah yang terlalu sibuk, ketidakharmonisan, kurangnya kasih sayang, meninggalnya anggota keluarga hingga masalah momongan. Bara (Aghi Narottama), sang ayah, berharap liburan ini dapat memperbaiki kondisi keluarganya tersebut.

Lara (Basmalah Gralind), putri Bara, masih tak bisa merelakan kepergian mendiang ibu yang sangat dirindukannya. Ia tetap tak bisa menerima kehadiran Anisa (Shandy Aulia), istri baru ayahnya. Lara terus membenci Anisa yang sudah 6 bulan lamanya dinikahi sang ayah. Anisa sendiri juga terus bersabar meskipun kebencian Lara padanya semakin menjadi. Di tengah liburan tersebut, iblis misterius mulai mengganggu Anisa dan Lara yang lagi-lagi ditinggal oleh Bara karena pekerjaan mendadak.
Kalau perbendaharaan film horor Indonesia Kamu sudah banyak, mungkin film ini bisa langsung Kamu kenali polanya dari menit-menit pertamanya. Naskah yang ditulis oleh Husein M. Atmodjo dan Ardy Octaviand kurang kuat mengantar elemen drama dalam film ini. Sayang sekali film ini terasa membosankan dengan konflik yang kurang tergali dan dialog yang juga terasa kurang greget. Kesabaranmu menunggu pun dibayar dengan teror yang seakan tak terbayar lunas. Eksekusi yang kurang maksimal lagi-lagi terjadi.

Itu belum seberapa karena beberapa pemeran juga terlihat kurang mampu membawakan karakter. Entah mengapa Aghi Narottama dan Shandy Aulia sepertinya kurang begitu klop dengan tokoh yang mereka perankan. Mungkin satu-satunya penampilan yang cukup menghibur adalah Artika Sari Devi dengan perannya sebagai Rengganis, wanita yang mengurus villa tempat keluarga Bara menginap.

Selain penampilan Rengganis, hantu-hantu yang membawakan jumpscare dalam film ini juga perlu diapresiasi. Mereka berhasil mengejutkan karena kemunculannya yang lokasi yang mungkin tidak biasa. Penampilan mereka harus diakui berada pada tensi dan timing yang tepat. Selain itu, tata rias yang mengerjakan penampilan para hantu ini juga bisa dikatakan di atas rata-rata.
Di bagian akhir dari film Perjanjian dengan Iblis ini, Kamu akan disuguhi konklusi dari poin-poin plot berbeda. Dan disinilah, mungkin Kamu akan menyadari bahwa film ini masih tak jauh berbeda dari film horor Indonesia lainnya. Twist yang terkesan memaksa, misteri Pulau Bangalore yang sayangnya juga kurang optimal diungkap menjadi indikator bahwa film ini memang kurang rapi, atau katakanlah berantakan.