Mengenal Masjid Islamic Center Indramayu Lebih Dekat

Masjid Islamic Center Indramayu telah menjadi perhatian banyak orang dan publik umum sejak bangunan masjid ini pertama di buat meski belum 100% menyelesaikan seluruh pembangunan. Masjid ini bahkan disebut sebagai masjid yang paling indah di wilayah Cirebon. Bentuk bangunan indah dan megah adalah daya tarik dari Masjid Islamic Center Indramayu. Masjid iniĀ  dibangun di tempat yang sama seperti masjid sebelumnya Islamic Center yang sudah ada.

Masjid ini resmi bernama Masjid Abdul Manan Islamic Center Indramayu, tetapi lebih banyak orang mengenalnya sebagai Masjid Islamic Center Indramayu. Masjid yang terletak di persimpangan lima lokasi Pekandangan dan bahkan telah lama menjadi transit bus rombongan peziarah bus wali untuk melakukan shalat lima kali dan berisitirahat di perjalanan mereka ziarah.

Bangunan yang lama kemudian dibongkar dan dibangun kembali dalam bentuk yang sekarang. Sebuah bangunan penuh masjid modern dengan tiga kubah di atap masjid dan empat menara ramping menjulang di sekitar masjid. Kubah utama masjid diapit oleh dua kubah kecil di kiri dan kanan. Dekorasi yang sangat halus masjid masjid arsitektur mengesankan di Timur Tengah.

Ada cukup luas lahan parkir yang dapat menampung sejumlah besar kendaraan dengan roda dua dan roda empat. Dekat tempat parkir taman dibangun air mancur yang cukup banyak dan tampak indah. Terdapat juga jam masjid digital sholat sebagai fasilitas masjid. Pada malam hari, ratusan lampu LED bersinar terang lampu untuk menarik perhatian pengguna jalan yang berada di Simpang Lima Pekandangan.

Peresmian Islamic Center Masjid Indramayu

Pembangunan masjid Islamic Center Indramayu dilakukan secara bertahap dengan dana dari APBD kabupaten Indramayu, konstruksi dimulai pada tahun 2015 dan selesai pada 2018 dan diresmikan pada tanggal 1 Juni 2018, oleh Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan. Peresmian Masjid bertepatan dengan bulan suci Ramadhan dan dilakukan setelah pelaksanaan sholat Tarawih berjamaah. Total biaya pembangunan masjid ini adalah Rp. 180 miliar.

Pembangunan masjid ini juga menggunakan dana bantuan dari gubernur Ahmad Heryawan sebesar Rp. 48 miliar untuk pembangunan Islamic Center. Upacara peresmian juga dihadiri Bupati Indramayu Anna Sophana, Wakil Bupati Indramayu, pejabat lokal dan warga sipil dan ribuan Indramayu militer Muslim yang dituangkan ke dalam masjid.

Layanan Masjid Islamic Centre Indramayu

Islamic Centre Indramayu memiliki total luas area 12 hektar. Daerah yang baru dipanen dari 6,2 hektar. Bangunan masjid dengan luas 860 meter persegi, mampu menampung 1.250 jamaah. Area lantai dua dari 737 meter persegi dapat menampung hingga 1.000 jamaah. Daerah dari kelompok masjid dari 1800 meter persegi dapat menampung sekitar 2500 umat. Dan koneksi pengadilan mengklaim sekitar 1.000 meter persegi dapat menampung hingga 1.500 jamaah.

Masjid ini dilengkapi dengan lembaga pendidikan sebagai Raudhatul Arhfal atau Islam Kanak Kanak Tamana Anak dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).Masjid ini juga akan dilengkapi Tahfidz Quran dan pengembangan ekonomi masyarakat pusat-pusat seperti kapel, bangunan pelatihan, fasilitas pendukung, mengingat lokasinya yang strategis sejak sebelum konstruksi besar seperti itu sudah menjadi pavorit persinggahan pengguna jalan di pantai jalan utara.

Dengan dana lebih dari 100 miliar rupee, masyarakat Indramayu sekarang memiliki sebuah masjid dan pusat Islam begitu megah dan telah menjadi tujuan wisata dan pengguna persinggahan ATU pavorit jalan pantai utara.

Nama resmi

Islamic Center Syekh Abdul Manan adalah nama resmi masjid dan Islamic Center Indramayu Indramayu mengabadikan ulama terkemuka tahun 1800. Makamnya ramai di ziarahi hingga saat ini. Selama hidupnya, ia tinggal di Kecamatan Indramayu Paoman kota dan rumahnya dipertahankan keasliannya sampai sekarang. Dia juga meninggalkan beberapa buku.

Dalam hidupnya, Syekh Abdul Manan tinggal di sebuah rumah sederhana di desa Paoman, Kecamatan / Kabupaten Indramayu. Meskipun usia ratusan tahun, tetapi sampai sekarang struktur rumah selalu disimpan keasliannya. siswa sejarah Indramayu berharap bahwa fokus pemerintah pada mengurus peninggalan rumah dia dan pembangunan jalan akses yang memadai ke makam dia untuk memfasilitasi para peziarah, semakin itu adalah di tengah-tengah kota dari Indramayu jika dikelola akan jauh lebih menarik bagi wisatawan.