Destinasi Unik di Jogja Untuk Para Traveller

Destinasi Unik di Jogja Untuk Para Traveller

Siapa yang tidak kenal Jogja? Dikenal luas sebagai Kota Gudeg dan Kota Pelajar, Jogja memiliki daya tarik tersendiri dan tidak pernah membosankan untuk dijelajahi, terutama untuk para backpacker. Masing-masing sudut sudutnya sangat menarik, dari objek wisata terkenal yang mungkin telah dikunjungi berulang kali, hingga yang unik yang jarang ditemukan. Mencari di Jogja itu menyenangkan. Semakin banyak Anda mencari, akan semakin unik. Semakin unik, semakin menarik.

1. Sanboarding di Pantai Parangkusumo

Pantai Parangkusumo terletak di Bantul, sekitar 30 kilometer ke arah selatan Yogyakarta. Pantai ini terletak berdampingan dengan Pantai Parangtritis dan Pantai Depok. Jika Anda mengunjungi pantai, cobalah untuk menikmati keindahannya dari sisi yang berbeda. Jika sebagian besar pengunjung biasanya hanya menikmati ombak pantai selatan, cobalah sesuatu yang unik, yang di Indonesia, mungkin hanya dapat dilakukan di Jogja. Balap adrenalin Anda dengan sandboarding. Olahraga seperti ini mirip dengan seluncur salju. Sementara snowboarding dilakukan di atas salju, sandboarding dilakukan melintasi gundukan pasir, salah satu fenomena langka di dunia. Di seberang bukit pasir ini, kita bisa menikmati sensasi berselancar dari ketinggian 5-7 meter di papan selancar. Olahraga ini juga dapat dilakukan oleh anak-anak selama mereka memakai alat pengaman.

2. Pantai Jogan dan Waterfall

Jika Anda ingin menikmati air terjun dan ombak sekaligus, datanglah ke Pantai Jogan, Gunungkidul. Lokasi pantai berada di dekat Pantai Nglambor dan Pantai Siung (sekitar 200 meter ke sisi barat Pantai Siung), di Purwodadi, Tepus, Gunungkidul. Anda dapat menemukan lokasi yang tepat dengan melewati pos tol Pantai Siung yang akan membawa Anda ke pertigaan; jalan lurus akan membawa Anda ke Pantai Siung, sedangkan jalur belok kanan akan membawa Anda ke Pantai dan Air Terjun Jogan.

Meskipun terletak di sisi pantai dengan tebing, Anda masih dapat menikmati kesegaran cipratan air yang datang dari mata air alami di dekat pantai dengan melangkah turun melalui tebing. Untuk turun melalui itu, Anda dapat melakukan teknik canyoning (turun melalui tebing menggunakan alat yang sama seperti yang digunakan dalam panjat tebing). Atau, Anda juga bisa menginjak tebing melalui batu-batu yang licin dengan berpegangan pada batang kayu di sisi tebing dengan sangat hati-hati. Perhatikan naik dan turunnya ombak saat Anda memutuskan untuk turun melalui tebing.

3. Nikmat Sunset di Bukit Parang Endog

Matahari terbenam di Pantai Parangtritis itu indah. Bahkan lebih baik lagi dengan deburan ombak dan pemandangan bendi (kereta tradisional roda dua yang ditarik kuda) melintas sebagai latar belakang. Namun, pernahkah Anda berpikir untuk menikmati matahari terbenam di area yang sama di Pantai Parangtritis tetapi dari ketinggian tertentu di atas? Kunjungi Bukit Parang Endog. Parang Endog adalah tebing di atas Pantai Parangtritis yang sering digunakan sebagai titik awal untuk paralayang. Dari puncak bukit, Anda bisa menyaksikan matahari mulai terbenam dengan Samudra Selatan membentang luas sebagai latar belakang.

4. Puncak Suroloyo

Puncak Suroloyo adalah puncak tertinggi di Bukit Menoreh, terletak di Keceme, Gerbosari, Samiguluh, Kulonprogo, Yogyakarta. Dari situs dpl 1.019 meter, Anda dapat menyaksikan keindahan Pulau Jawa dari 8 arah mata angin yang berbeda. Untuk mencapai puncaknya, ada 286 tangga yang harus dilalui dengan kemiringan 30-60 derajat. Jika Anda ingin mendapatkan pemandangan terbaik, datanglah saat matahari terbit dan sebelum pukul 10 pagi. Ada 3 rumah jaga yang bisa Anda gunakan untuk menyaksikan keindahan pemandangan sekitarnya yang dikenal sebagai “padepokan”, yaitu Suroloyo, Sariloyo, dan Kaendran. Dalam cuaca cerah, Anda dapat melihat kota Magelang dan Candi Borobudur di sisi utara, Candi Prambanan di sisi tenggara, dan puncak Gunung Merapi di sisi timur. Lebih baik lagi, ketika nasib baik ada di sisi Anda, Anda juga bisa menatap puncak gunung Pulau Jawa, yaitu Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sindoro, dan Gunung Sumbing. Untuk mencapai tempat ini, pastikan kendaraan Anda dalam kondisi terbaik karena jalan yang harus Anda lewati curam. Tidak ada transportasi umum yang mengangkut ke lokasi. Atau, Anda dapat menyewa kendaraan atau meminta teman Anda yang tinggal di Jogja untuk mengantar Anda ke sana.

5. Gunung Api Kuno Nglanggeran

Gunung Api Kuno Nglanggeran terletak di Nglanggeran, Pathuk, Gunungkidul, Yogyakarta, di daerah Bukit Batur Agung dan sekitar 20-25 kilometer dari Yogyakarta. Gunung berapi purba ini terbentuk kurang lebih 60 juta tahun yang lalu, berasal dari gunung berapi bawah laut yang mengangkat dan membentuk daratan. Puncak gunung berapi adalah Gunung Gedhe di ketinggian 700 meter dengan cakupan gunung 48 hektar. Tidak hanya pemandangan yang indah, Anda juga dapat mengunjungi beberapa objek wisata lainnya saat bertualang di sana, seperti mengunjungi Comberan Spring yang diyakini mampu menjaga keremajaan jika digunakan untuk mencuci muka, melakukan kegiatan outbond, berkemah, dan kegiatan lainnya. Jika tidak ingin repot memesan kendaraan saat melakukan trip, anda dapat merental mobil di www.onejogja.com

sumber : https://jogjarentalmobil.net/paket-wisata/