Inilah Perbedaan Gulai, Kalio, Dan Rendang

Inilah Perbedaan Gulai, Kalio, Dan Rendang

Salah satu tradisi yang beragam dalam budaya Indonesia adalah kuliner. Kuliner di Indonesia memiliki ciri khas di masing-masing daerah. Setiap daerah bahkan dalam satu provinsi memiliki ciri khas kulinernya masing-masing. Semua menunjukkan betapa beragamnya jenis kuliner yang ada di Indonesia.

Diantara beragam kuliner yang ada di Indonesia, salah satu jenis kuliner yang sangat populer adalah rendang. Rendang merupakan makanan khas dari provinsi Sumatera Barat yang bisa bertahan cukup lama pada suhu ruang. Jenis makanan ini bisa bertahan lama karena dalam proses memasaknya rendang dimasak dalam waktu yang lama hingga mengering serta adanya penggunaan jenis rempah yang selain sebagai penyedap juga berfungsi sebagai pengawet makanan.

Dalam proses pembuatan rendang, semua bahan dipanaskan berulang kali hingga mengering. Namun, sebenarnya dalam proses pembuatan rendang, masakan tersebut bisa dihasilkan 2 jenis makanan selain rendang itu sendiri, yaitu gulai dan kalio. Gulai dan kalio bisa dihasilkan dari proses memasak rendang namun belum sampai menjadi rendang. Berikut adalah perbedaan Gulai, Kalio, dan Rendang:

1. Berdasarkan warna, rasa, dan tekstur

Untuk warna, rasa dan tekstur, daging pada gulai biasanya mempunyai warna yang lebih cerah. Kuah santan pada gulai masih berwarna kuning kemerahan. Rasa gulai biasanya lebih kuat pada kuahnya karena bumbu masih belum begitu meresap secara merata pada dagingnya. Tekstur daging yang ada pada gulai biasanya lebih alot walaupun sudah matang.

Pada kalio, warna daging biasanya coklat muda. Santan pada kalio sudah mengental dan berminyak serta warnanya menjadi kecoklatan. Rasa daging pada kalio biasanya sudah lebih terasa pedas walaupun tidak sepedas bila sudah menjadi rendang. Tekstur dagingnya sudah lebih empuk dibandingkan dengan gulai serta cenderung lengket karena kuah kentalnya.

Dibandingkan gulai maupun kalio, rendang memiliki warna lebih gelap yaitu diantara coklat tua sampai hitam. Kemudian santan pada rendang sudah sangat kental serta berminyak lebih banyak daripada kalio. Rendang mempunyai rasa yang lebih pedas serta tekstur kering dan sangat empuk sehingga saat digigit, daging pada rendang mudah hancur di dalam mulut.

2. Berdasarkan bahan dan bumbu

Baik gulai maupun kalio biasanya memakai bahan dan bumbu yang hampir sama dan lebih sederhana dibandingkan bumbu yang dipakai pada rendang. Bahan yang dipakai untuk gulai dan kalio bermacam-macam mulai daging sapi, kerbau, bebek, jenis ikan, makanan laut lainnya, bahkan telur. Bumbu yang digunakan pun lebih sederhana seperti santan, bawang, kemiri, gula merah, lengkuas, jahe serta garam. Walaupun begitu bisa juga sama dengan bumbu yang digunakan pada rendang.

Sementara rendang umumnya menggunakan daging sapi atau kerbau, tapi bisa juga menggunakan bahan lain. Namun untuk rendang lebih khusus pada daging sapi karena proses utama rendang adalah bagaimana membuat daging tersebut menjadi empuk. Kemudian pada rendang, bumbu yang digunakan sangat banyak diantaranya santan, bawang merah dan putih, cabe, laos, ketumbar, dan lain-lain.

3. Berdasarkan waktu memasak

Memasak gulai biasanya hanya sampai daging terlihat matang saja. Tidak membutuhkan waktu yang lama hanya perlu 1-2 jam saja. Sementara untuk memasak kalio biasanya hanya memerlukan waktu 2-3 jam untuk mendapatkan kuah yang lebih kental dan daging yang lebih empuk. Biasanya untuk membuat daging pada gulai dan kalio empuk beberapa orang menggunakan mesin presto. Dengan menggunakan mesin presto, daging yang dimasak menjadi lebih cepat empuk. Mesin presto sendiri bisa dibeli dengan mudah di berbagai tempat jual mesin pengolah makanan. Bahkan beberapa diantaranya bisa dibeli secara online.

Sementara untuk rendang biasanya memakan waktu yang jauh lebih lama dibandingkan memasak gulai maupun kalio. Waktu yang dibutuhkan bisa seharian ataupun semalaman karena rendang harus dimasak hingga kering dan berwarna coklat kehitaman. Namun, dengan proses tersebut ditambah dengan berbagai rempah, maka rendang bisa awet hingga berminggu-minggu dalam suhu ruang.