Kesan Pertama Setelah Nonton SAO Alice Season 2

Kesan Pertama Setelah Nonton SAO Alice Season 2

Enam bulan berlalu sejak Kirito, Eugeo dan Alice mengalahkan pemimpin tertinggi Gereja Aksiom, Administrator. Kini Alice tinggal di dekat Desa Rulid bersama Kirito yang tidak hanya kehilangan lengan dan jiwa, tapi juga teman baiknya, Eugeo.

Bimbang akan jalan hidupnya setelah mengetahui kebenaran Gereja Aksiom, Alice memilih menjaga Kirito yang yang tak sadarkan diri, dan menghabiskan waktu dengan keluarga yang sempat ia lupakan saat menjadi Integrity Knight.

Sementara itu, Dewa Kegelapan Vecta telah bangkit dan pasukan Dark Teritory mulai menginvasi wilayah kekaisaran manusia. Pihak kekaisaran manusia yang dipimpin Bercouli Synthesis One, tengah mempersiapkan perang dengan jangkauan tak terhingga untuk melawan pasukan Dark Teritory.

First Impression

Ini merupakan sequel dari saga Alicization yang pertama kali tayang pada Oktober tahun lalu. Episode pertama memperlihatkan Alice dan Kirito tinggal di pinggiran Desa Rulid yang aman setelah pertarungan hebat yang mereka alami.

Meski tak mendapat ingatannya kembali, Alice mencoba mengingat keluarganya yang terhapus karena menjadi Integrity Knight. Selka yang merupakan adik kandung Alice juga sering berkunjung hanya untuk melihat keadaan atau memberi makan. Awalnya keberadaan Alice di Desa Rulid sempat ditolak oleh kepala desa sekaligus ayahnya sendiri, karena status Alice yang tidak jelas setelah pengkhianatannya pada Gereja Aksiom.

Alur Cerita

Kualitas sempurna tetap coba dipertahankan oleh pihak produksi. Penataan cerita yang rapi dan tak tergesa-gesa masih sangat terasa. Naskah dramatis yang ditulis Nakamoto Muneo dan diarahkan dengan apik oleh Ono Manabu, menyatu sempurna dengan iringan musik khas dari Kajiura Yuki.

Karakterisasi

Yang menjadi sorot utama di episode perdana ini adalah Alice. Seorang yang membuang segala tahta dan kebanggaannya sebagai Integrity Knight. Kayanon terbilang sukses memerankan karakter yang penuh akan wibawa dan pendirian teguh ini berkembang menjadi individu yang terbuka dan lunak. Meski begitu masih terdapat rasa bimbang di hatinya karena mengetahui keburukan pemimpin tertinggi yang ia layani selama ini.

Bukan hanya Alice yang akan menjadi sorotan utama, namun sang Lightning Flash Asuna juga dapat andil besar di sequel ini. Berkali-kali ia diselamatkan oleh Kirito, kini gilirannya membuktikan ketulusan hatinya pada sang Pendekar Pedang Kirito. Di awal cerita Alicization, Asuna sudah terlihat punya andil besar untuk menyelamatkan Kirito, dan kini adalah puncaknya.

Music Song

Tidak diragukan lagi kalau Kajiura Yuki adalah jiwa sari seri SAO itu sendiri. Gubahan musiknya yang megah dan khas menciptakan kesan “mistis” pada setiap judul yang ia tangani, tak terkecuali SAO. Performanya yang luar biasa saat mengiringi judul besar seperti Kimetsu no Yaiba, kini akan dilanjutkan pada sequel saga Alicization ini.

Sedangkan lagu tema pembuka dan penutup kali ini menggunakan formasi yang sama saat Mother Rosario arc. Haruka Tomatsu dibagian opening dan LiSA dibagian ending. Sejauh ini tidak ada lagu opening SAO yang tak enak didengar, dan kini Haruka Tomatsu mencoba mengulang kesuksesan “Courage”.

Sementara LiSA adalah satu dari beberapa penyanyi yang merupakan jiwa dari SAO. Sukses dengan “Crossing Field”, “Shirushi”, dan “Adamas”, kali ini LiSA tampil mengagumkan dengan lagu berjudul “unlasting”. Langsung suka saat nada pertama.

Penutup

Cerita petualangan Kirito dkk. akan terus berlanjut, sampai suatu saat sang maestro memutuskan pensiun dari panggung kreasi ini. Bahkan sampai saat itu pun, pembaca setianya akan terus menunggu kata demi kata, kalimat demi kalimat yang seolah menjadi sihir yang membawa kita masuk de dunianya dan larut akan emosi yang terbangun. Sampai semua harapan fans SAO terkabul, yaitu penantian perkembangan Kirito. Kami sangat berharap akan hal itu https://www.teambatch.me/