Fungsi Daun Pada Tumbuhan Lengkap

Fungsi Daun Pada Tumbuhan Lengkap

Fungsi daun pada tumbuhan – secara umum, warna daun adalah hijau dan bentuknya lebar dan rata. Bagian tipis dan lebar disebut lembaran daun, dan daun-daun ini muncul dalam berbagai bentuk. Pada kesempatan ini, kami akan menjelaskan fungsi daun pada tumbuhan yang berperan penting dalam tumbuhan. Berikut adalah penjelasan tentang fungsi daun pada tumbuhan dibawah ini:

Fungsi Daun Pada Tumbuhan

Fungsi Daun Pada Tumbuhan

1. Fotosintesis

Pada dasarnya fungsi utama daun pada tumbuhan ini adalah sama, yaitu fungsinya adalah tempat pengolahan zat makanan. Fotosintesis adalah proses pengolahan zat makanan di daun. Fotosintesis membutuhkan air dan karbon dioksida. Sinar matahari membantu air dan karbon dioksida, yang dikonversi oleh klorofil sebagai senyawa organik, serta oksigen dan karbon dioksida.

Karbon dioksida adalah nutrisi bagi tumbuhan. Karbon dioksida digunakan sebagai sumber energi dan material untuk membuat senyawa lain yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Beberapa karbon dioksida disimpan sebagai cadangan makanan.

Jadi definisi fotosintesis adalah proses pembentukan karbohidrat dari CO2 (karbon dioksida) dan H20 (air) dengan bantuan sinar matahari. Tumbuhan dapat berfotosintesis karena memiliki sel yang mengandung bahan daun hijau (klorofil).

Dalam fotosintesis, klorofil menyerap energi matahari dan mengubahnya menjadi energi kimia, yang lam bentukdisimpan da karbohidrat dan senyawa organik lainnya. Karbohidrat pada tanaman diubah menjadi protein, vitamin, lemak atau senyawa lainnya. Sejumlah senyawa organik ini tidak hanya digunakan oleh tumbuhan, tetapi juga bermanfaat bagi manusia dan hewan herbivora.

2. Sebagai Organ Pernapasan

Stomata pada dua permukaan daun berfungsi sebagai tempat pertukaran gas (respirasi atau pernapasan). Stomata menyerap karbon dioksida dari udara ke dalam fotosintesis dan melepaskan O2 ke dalam fotosintesis. Selain stomata, ada juga tumbuhan yang nafasnya mengalir melalui lentisel pada batangnya.

Proses fotosintesis sistem pernapasan tumbuhan hanya dapat terjadi jika tersedia cukup sinar matahari dan klorofil. Selain klorofil pada daun, ia juga terjadi pada batang tumbuhan. Terutama daunnya, yang telah dimodifikasi fungsi dan bentuknya, seperti pinus dan kaktus.

Fotosintesis melibatkan banyak reaksi kimia yang membentuk daun untuk medianya. Mengingat sejumlah elemen yang terlibat dalam proses fotosintesis, kita dapat mengetahui berbagai kondisi di mana proses fotosintesis berlangsung dengan sempurna:

  • CO2 (karbon dioksida) dari tumbuhan berasal dari udara melalui stomata (mulut daun).
  • Air dari tanah, yang dihisap oleh akar, kemudian dialirkan melalui pembuluh kayu (xylem) ke daun.
  • Ada sinar matahari yang memadai
  • Zat hijau daun atau (klorofil) adalah penerima energi yang berasal dari sinar matahari untuk melakukan fotosintesis.

3. Tempat Proses Transpirasi

Jika tumbuhan memiliki terlalu banyak atau terlalu sedikit air, kutikula atau zat lain yang ada pada permukaan daun dapat menyebabkan jaringan tumbuhan menguap melalui stomata.

Transpirasi yang terjadi di setiap tumbuhan dan umumnya kehilangan jumlah air terbesar yang mengalir melalui serangkaian daun.

Ada dua jenis transpirasi melalui tumbuhan, yaitu:

  • a. Transpirasi kutikula, evaporasi penguapan yang telah melewati kutikula epidermis.
  • b. Transpirasi stomata adalah hilangnya air yang terjadi langsung melalui stomata dan bahkan hingga 97% dari air yang terkandung dalam tumbuhan telah hilang melalui transpirasi stomata.

Sumber Referensi : https://rumus.co.id/