Software yang Digunakan untuk Membuat Motion Graphic

Software yang Digunakan untuk Membuat Motion Graphic

Bagi kamu yang menyukai video dengan gambar yang unik dan penuh dengan gambar yang bergerak didalamnya, dapat dipastikan kamu sedang melihat video dengan motion graphic!

Kini banyak sekali orang yang membuat video dengan motion graphic agar video yang dihasilkan lebih unik dan juga mudah dipahami oleh audience-nya.

Tidak hanya itu, kini banyak brand yang menggunakan motion graphics untuk meningkatkan brand awareness sehingga produknya lebih banyak dikenal. Banyak orang yang tertarik untuk mempelajari cara membuat motion graphic agar bisa menghasilkan video yang unik dan mudah dipahami.

Software untuk Belajar Motion Graphic

Saat kamu memulai untuk belajar motion graphic, ada banyak hal yang bisa kamu lakukan. Misalnya untuk pemula, bisa saja mencari video cara belajar motion graphic di Youtube atau website. 

Motion Graphic sendiri memiliki bidang yang sangat luas dsan kamu bisa mempelajari untuk bagian desain atau animasi. Pertama, kamu harus mengetahui motion graphic seperti apa yang ingin kamu pelajari, apakah animasi atau desain.

Berikut software yang bisa kamu gunakan untuk membuat motion graphic:

 

Adobe Photoshop dan Illustrator

 

Hal dasar sebelum membuat motion graphic adalah dengan memahami Adobe Photoshop dan Illustrator. Bisa dibilang bahwa 2 software ini merupakan ayah dan ibu dari Motion Graphic. 

Banyak trik yang bisa dipelajari untuk membuat gambar yang lebih banyak muncul, membuat elemen yang indah dari awal, hingga melakukan touch up sebuah aset yang diberikan oleh clien. 

Tentunya mempelajari 2 software ini tidak mudah, namun setidaknya kamu menguasai dua hal berikut ini:

  • Cara cut gambar atau foto
  • Cara mengatur kerja ke dalam layer sehingga kamu bisa mengeditnya di After Effects
  • Cara membuat outline teks dan vektor
  • Cara mengubah ukuran gambar yang terlalu besar

 

Adobe After Effects

 

Setelah belajar kedua software tersebut, kamu bisa mempelajari After Effects yang merupakan software penting untuk mendapatkan hasil karya motion graphics yang keren. 

Memang tidak mudah untuk mempelajari software berikut ini. Setidaknya, kamu bisa menguasai hal-hal berikut:

  • Cara menggunakan vektor vs bitmap artwork
  • Cara mengatur komposisi dengan ukuran dan framerate
  • Cara parent layers
  • Cara menggunakan mask
  • Cara memanipulasi keyframes dan interpolasinya
  • Cara merender format
  • Efek dasar seperti shading, glows, light glints, dan blurs.

 

Cinema 4D

 

Di dunia motion graphic, tentunya software ini menjadi persyaratan yang dasar agar menghasilkan karya yang berkualitas. Ada banyak program 3D di luar sana yang memiliki kelebihan tersendiri dan Cinema 4D merupakan standar bagi seniman motion graphic. 

Dibandingkan After Effect, Cinema 4D memiliki program yang jauh lebih dalam dan kamu bisa mempelajari hal-hal dasar berikut ini:

  • Cara melakukan pemodelan dasar
  • Channels tekstur apa yang harus digunakan
  • Cara kerja pencahayaan dalam 3D
  • Apa itu UV
  • Apa itu normals 
  • Cara menggunakan Global Illumination dan Ambition Occulation

Sebenarnya masih banyak hal software yang bisa kamu gunakan untuk mengoptimalkan hasil karya motion graphic kamu.

Bagi kamu yang ingin menghasilkan karya motion graphic yang terbaik, kamu bisa menggunakan 3 software yang sudah dijelaskan di atas, seperti  Adobe Photoshop, Illustrator After Effect dan Cinema 4D. Setelah menguasai hal yang sudah dijelaskan, kamu bisa mengembangkan kreativitas kamu dengan mengeksplore skill kamu.

Nah, itu dia software untuk membuat motion graphic. Jika kamu ingin mempelajarinya lebih dalam, cari cara membuat motion graphic di Youtube atau di website yang mudah kamu pahami.